Monster Hunter Wilds Peforma Rusak

Kalau kamu ngikutin Monster Hunter Wilds versi PC sejak awal rilis, satu hal yang pasti terasa adalah rasa capek. Bukan capek berburu monster, tapi capek ngadepin performa game yang sampai hari ini masih belum beres. Padahal, ini bukan game indie, bukan proyek kecil, dan jelas bukan game murah. Masalah performa Monster Hunter Wilds di PC sekarang sudah bukan sekadar keluhan kecil. Ini sudah masuk kategori problem struktural yang nunjukin ada yang salah dari cara developer game modern memperlakukan optimasi.


Performa Monster Hunter Wilds di PC Masih Belum Stabil

Walaupun Capcom sudah ngerilis beberapa patch, kenyataannya banyak pemain PC masih ngerasain performa yang naik turun tanpa alasan jelas. Di satu momen FPS bisa stabil, lalu tiba-tiba drop parah di area atau kondisi tertentu, bahkan di PC dengan spek tinggi.

Yang bikin heran, nurunin setting grafis sering kali nggak ngasih dampak berarti. Ini jadi indikasi kuat kalau masalahnya bukan di beban visual semata, tapi di manajemen engine dan resource yang amburadul. CPU bisa kerja berat tapi GPU malah nganggur, atau VRAM kepakai boros tanpa peningkatan kualitas visual yang sepadan. Buat pemain, ini jelas bikin frustasi. Apalagi seri Monster Hunter terkenal sebagai game yang menuntut respons cepat dan konsistensi frame.


Patch Datang, Tapi Hasilnya Terasa Setengah-Setengah

Setiap update selalu dibarengi harapan. Sayangnya, harapan itu sering kandas. Beberapa pemain memang ngerasa ada peningkatan kecil, tapi banyak juga yang bilang performanya tetap nggak konsisten, bahkan ada yang merasa patch baru justru bikin masalah baru. Ini jadi pola klasik game modern. Patch lebih sering berfungsi sebagai peredam amarah komunitas, bukan solusi menyeluruh. Performa mungkin naik di satu sisi, tapi jatuh di sisi lain. Akhirnya pemain PC terus-terusan nunggu update berikutnya tanpa kepastian kapan game benar-benar optimal.


Akar Masalah Ada di Fondasi Engine

Monster Hunter Wilds dibangun dengan ambisi besar. Dunia lebih luas, detail visual lebih tinggi, sistem monster lebih kompleks. Masalahnya, semua ambisi itu kelihatan nggak diimbangi dengan fondasi optimasi yang kuat.

Ada terlalu banyak proses latar belakang yang berjalan bersamaan. Beban CPU terasa tidak wajar, dan pembagian kerja antara CPU dan GPU seperti tidak seimbang. Beberapa fitur internal justru terasa lebih sebagai beban daripada peningkatan pengalaman bermain. Kalau fondasi seperti ini sudah lemah sejak awal, patch apa pun hanya akan jadi solusi tambal sulam.


Penyakit Lama Developer Game Modern

Kasus Monster Hunter Wilds sebenarnya cuma satu dari banyak contoh. Developer game modern sekarang punya kecenderungan yang sama: fokus ke tampilan, marketing, dan hype, sementara optimasi jadi urusan belakangan.

Dengan adanya teknologi upscaling dan janji patch pasca rilis, optimasi sering dianggap bukan prioritas utama. Selama game bisa jalan dan terlihat “next-gen”, sisanya dianggap bisa diperbaiki nanti. Pola pikir inilah yang bikin banyak game AAA rilis dalam kondisi setengah matang. Monster Hunter Wilds terasa seperti korban dari mentalitas ini.


PC Selalu Jadi Korban Paling Awal

Versi PC hampir selalu jadi yang paling bermasalah. Variasi hardware memang kompleks, tapi itu bukan alasan untuk melepas tanggung jawab optimasi. Apalagi Monster Hunter punya basis pemain PC yang sangat besar dan loyal. Ketika pemain sudah invest di hardware mahal tapi tetap dapat pengalaman yang tidak stabil, rasa kecewanya jadi berlipat. Ini bukan soal PC kamu kurang kuat, tapi soal game yang gagal memanfaatkan kekuatan PC dengan benar.

Sumber: Reddit


Patch Bukan Jaminan Masalah Selesai

Janji patch lanjutan memang masih ada, tapi pengalaman dari banyak game modern bikin pemain skeptis. Kalau dari awal fondasinya berat dan tidak efisien, patch biasanya hanya memperbaiki sebagian kecil masalah. Stuttering bisa berkurang, tapi tidak hilang. FPS bisa naik, tapi tidak konsisten. Dan sering kali, satu masalah selesai tapi masalah baru muncul. Ini siklus yang sudah terlalu sering terjadi di industri game sekarang.


Monster Hunter Wilds Jadi Simbol Masalah Industri

Pada akhirnya, Monster Hunter Wilds di PC bukan cuma soal satu game yang performanya buruk. Game ini jadi simbol bagaimana industri game modern sering kehilangan keseimbangan antara ambisi dan kualitas teknis. Game boleh terlihat canggih, boleh pakai teknologi terbaru, tapi kalau pengalaman mainnya terganggu, semua itu jadi tidak ada artinya. Buat pemain, stabilitas dan kenyamanan jauh lebih penting daripada sekadar visual mewah.


Penutup

Sampai hari ini, performa Monster Hunter Wilds di PC masih belum bisa dibilang memuaskan. Game ini bisa dimainkan, tapi jelas belum pantas untuk standar kualitas yang seharusnya dimiliki seri sebesar Monster Hunter.

Selama developer game modern masih menganggap optimasi sebagai urusan belakangan, kasus seperti ini akan terus terulang. Dan seperti biasa, yang harus nerima dampaknya adalah pemain.

Lorenime

Seorang cowo biasa yang kebetulan suka main games khususnya Resident Evil

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama